Tips Ajarkan Anak Hafal Al-Quran

 

Tips berikut mengenai mengajarkan anak pelan-pelan menghafal Al-Quran. Yang penting harus istiqomahkan mengajari anak-anak dan sebisa mungkin membuat suasana yang nyaman bagi mereka. orang tua juga jangan lupa kasih semangat untuk mereka, dan kasih contoh juga. Jangan sampai kita meminta anak hafal Al-Quran tapi kitanya tidak mengahfal. Jadi dengan kita mengajarkan anak pasti kita juga secara tidak langsung akan mengikuti untuk menghafal juga. 

1. Mulai membaca dan menghafal yang paling mudah, yaitu surat Al-Fatihah. Kemudian lanjutkan dengan juz 30 (juz ‘amma). Mengawali dengan yang mudah akan membantu untuk langkah selanjutnya. Kebutuhannya terhadap surat Al-Fatihah sangat penting ketika hendak mulai belajar shalat.

2. Tentukan kadar hafalan dalam sehari, dengan kadar yang mudah dipenuhi, hingga akhirnya hafalannya kuat. Itu juga akan memudahkan proses menghafal selanjutnya. Kadar ini berbeda tiap orang, tergantung kecerdasan dan kecepatan hafal yang dimiliki.

3. Persering muraja’ah (mengulang-ulang) sampai benar-benar hafal. Jangan sampai ada hari yang terlewati tanpa hafalan baru maupun mengulang hafalan yang lalu.

4. Motivasi sang Anak dengan hadiah bila telah selesai menghafal satu juz dengan sempurna, misalnya.

5. Awali dengan talqin (membacakan) dan tardid (memperdengarkan berulang kali). Biasanya ini adalah awal modal dalam menghafal, kemudian ajari ia cara membaca (Al-Quran), sampai nanti dia mahir membaca Al-Quran sendiri tanpa perlu didampingi saudarinya atau gurunya.

6. Jika sang Anak sudah mencapai usia wajib-shalat dan berakal, ajarkan dia agar mengulangi hafalannya dengan cara membaca (surat yang telah dihafalnya) dalam shalat, baik shalat fardhu maupun nafilah (sunnah).

7. Ulangi hafalannya dengan mendengar kaset atau youtube, agar terpadu antara baiknya pelafalan dan baiknya cara baca. Kesempatan ini juga bermanfaat untuk mengulang hafalan dan memperkuatnya. Bisa juga dengan speaker Al-Quran insyaAllah sudah banyak yang jual 

8. Pilih waktu yang sesuai untuk menghafal – selagi tidak sibuk dan banyak urusan – misalnya pilih waktu setelah fajar (subuh) atau waktu antara maghrib dan isya. Jauhi masa ketika lapar, capek, atau mengantuk.

9. Puji sang Anak di hadapan tetangga atau kerabat, untuk menyemangati dan memotivasi para tentangga dan kerabat supaya ikut menghafal Al-Quran. Baca dua surat al-mu’aqqidzat (yaitu Al-Falaq dan An-Nas), agar terhindar dari ‘ain orang yang dengki.

10. Sangat penting bagi sang Anak untuk memakai satu mushaf, jangan gonta-ganti, karena dengan itu dia akan lebih kuat mengingat letak ayat.

11. Motivasi sang Anak untuk menuliskan ayat yang telah dihafalnya, hingga tergabung antara pelajaran menulis dan kuatnya hafalan.

Seorang ibu memiliki peran yang sangat besar di dalam keluarga. Inilah mengapa, sosok keluarga dan juga sosok seorang Ayah diharapkan mampu mendukung seorang Ibu. Menjadi penyemangat baginya.

Untuk sang buah hati jika belum melaksanakan aqiqah bisa melakukan Aqiqah di Aqiqah Nurul Hayat 

Aqiqah kini sudah bisa dilaksanakan dengan mudah apalagi dimusim pandemi 

JASA AQIQAH BANDUNG

Menawarkan Jasa Aqiqah Bandung yang berkesan karena dilaksanakan hanya sekali dalam seumur hidup. Jasa Aqiqah Bandung Nurul Hayat telah berdiri dan melayani masyarakat lebih dari 10 tahun lamanya. Tentunya kualitas tidak bisa diragukan lagi.

AQIQAH MURAH 


Harga yang ditawarkan pun terjangkau, bahkan bisa disesuaikan tergantung dengan kebutuhan. Aqiqah Murah dengan kualitas bintang lima.

MENU MASAKAN

Aqiqah Bandung menawarkan menu masakan yang beragam. Sate dan Gule tidak harus menjadi menu dalam aqiqah, karena daging kambing bisa diolah menjadi menu masakan yang lain seperti rolade, sate buntel, sate maranggi, kambing masak wijen, kambing lada hitam, dan lain sebagainya.

Aqiqah Nurul Hayat 

Aqiqah Bandung 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tongseng Pedas Khas Ngawi